Bagi banyak perusahaan, data kini menjadi pusat dari hampir setiap keputusan dan proses operasional. Semakin besar perannya, semakin besar pula risiko yang muncul, mulai dari human error hingga serangan siber yang dapat mengganggu kelancaran kerja. Karena itu, banyak pihak kinimengandalkan cloud backup sebagai solusi yang lebih aman, fleksibel, dan mudah dipulihkan. Peningkatan kebutuhan ini tercermin secara global, dengan pasar cloud backup yang diproyeksikanmelonjak dari USD 4,69 miliar pada 2023 menjadi USD 20,34 miliar pada 2030, dengan tingkatpertumbuhan tahunan sekitar 24,4%.
Apa yang membuat cloud backup menjadi pilihan ideal untuk mendukung kebutuhan operasionalmodern? Temukan jawabannya dalam artikel ini.
Apa Itu Cloud Backup?
Cloud backup adalah proses menyimpan salinan data ke cloud storage sebagai langkah perlindunganketika terjadi kehilangan atau kerusakan data. Berbeda dari storage fisik seperti hard drive ataunetwork attached storage (NAS), metode ini memungkinkan data dikirim dan disimpan secara amandi lingkungan cloud sehingga dapat dipulihkan kapan saja saat dibutuhkan.
Cara Kerja Cloud Backup
Pada dasarnya, cloud backup bekerja dengan mengirimkan salinan data dari perangkat atau sistemlokal ke cloud storage melalui koneksi internet yang aman. Proses ini biasanya dimulai dengan full backup pada tahap awal, kemudian dilanjutkan dengan incremental backup yang hanya mencatatperubahan terbaru. Pendekatan ini membuat proses lebih efisien karena data yang dikirim tidakberulang, sehingga waktu dan bandwidth dapat dihemat.
Setelah tersimpan di cloud, data tersebut dikelola dalam lingkungan yang terproteksi, lengkapdengan enkripsi dan kontrol akses. Ketika dibutuhkan, data dapat dipulihkan kembali ke perangkatatau sistem tertentu hanya dengan beberapa langkah. Dengan mekanisme ini, cloud backupmemastikan data tetap aman, tersedia, dan mudah diakses kapan saja tanpa ketergantungan pada storage fisik di kantor.
Jenis-Jenis Cloud Backup
Kebutuhan setiap perusahaan dalam melindungi data tentu berbeda, bergantung pada skalaoperasional dan lingkungan kerja yang digunakan. Karena itulah cloud backup berkembang dalambeberapa metode yang dirancang untuk menyesuaikan pola perubahan data sehari-hari dan kebutuhan pemulihan yang beragam.
Berikut tiga jenis cloud backup yang paling umum digunakan:
Full Backup
Full backup adalah proses mencadangkan seluruh data dalam satu kali pengambilan. Metode inimemberikan salinan lengkap yang memudahkan proses pemulihan, tetapi membutuhkan waktu, bandwidth, dan kapasitas storage yang lebih besar dibandingkan metode lainnya.
Differential Backup
Differential backup mencadangkan semua perubahan data sejak full backup terakhir. Pendekatan inilebih efisien daripada full backup karena hanya menyimpan data yang berubah, namun saatpemulihan tetap memerlukan full backup sebagai dasar.
Incremental Backup
Incremental backup hanya mencadangkan perubahan yang terjadi sejak backup terakhir, baik fullmaupun incremental. Metode ini sangat efisien dalam penggunaan waktu dan storage, tetapi proses pemulihannya membutuhkan seluruh rangkaian backup untuk mengembalikan data secara lengkap.
Fitur-Fitur Utama dalam Cloud Backup
Setiap solusi cloud backup umumnya dibangun dengan serangkaian fitur yang dirancang untukmenjaga data tetap aman dan mudah dipulihkan dalam berbagai kondisi. Fitur-fitur ini menjadifondasi utama yang menentukan seberapa efektif sebuah sistem dalam menangani risiko kehilangandata.
Berikut beberapa fitur utama yang umumnya tersedia dalam layanan cloud backup:
- End-to-end encryption: Data dienkripsi saat dikirim dan saat disimpan di cloud.
- Incremental dan scheduled backup: Hanya perubahan terbaru yang dibackup sesuai jadwalotomatis.
- Versioning & retention policy: Menyimpan beberapa versi file untuk kebutuhan rollback dan pengaturan masa simpan.
- Scalable cloud storage: Kapasitas storage dapat ditingkatkan secara otomatis mengikutikebutuhan data.
- Automated monitoring & alerting: Sistem memantau proses backup dan memberi peringatanbila terjadi kegagalan.
- Role-based access control (RBAC): Hak akses ditentukan berdasarkan peran agar kontrolkeamanan lebih ketat.
- Remote access & on-demand recovery: Data dapat diakses dan dipulihkan kapan saja dari lokasimana pun.
Manfaat Utama Menggunakan Cloud Backup

Saat data menjadi aset terbesar sebuah perusahaan, menjaga kelangsungan dan keamananoperasional tak lagi sekadar pilihan melainkan sebuah keharusan. Cloud backup hadir sebagaistrategi yang membantu memastikan bisnis tetap berjalan ketika terjadi gangguan.
Berikut beberapa keuntungan utama dari penggunaan cloud backup yang layak dipertimbangkan.
Keamanan Data yang Terjamin
Cloud backup menyediakan perlindungan terhadap kehilangan atau kerusakan data akibat kesalahanpengguna, kerusakan perangkat, atau serangan siber. Dengan sistem keamanan seperti enkripsi dan penyimpanan di lingkungan terkelola, bisnis dapat menjaga kerahasiaan dan integritas data pentingmereka.
Pemulihan Data Lebih Cepat
Ketika terjadi insiden, kemampuan untuk memulihkan data dari cloud memungkinkan proses recovery berjalan dengan lebih efisien. Akses ke salinan cadangan yang siap dipulihkan mengurangiwaktu henti operasional dan membantu bisnis kembali normal dengan cepat.
Akses Mudah Tanpa Batasan Lokasi
Dengan cloud backup, data dapat diakses dan dipulihkan kapan saja dan dari mana saja selamaterkoneksi internet. Kondisi ini sangat mendukung gaya kerja modern seperti remote atau mobile workforce yang membutuhkan fleksibilitas akses tanpa hambatan.
Alasan Utama Memilih Cloud Backup
Ketika bisnis menyimpan sebagian besar data dan aplikasi pentingnya di cloud maupun on-premise,risiko gangguan seperti kerusakan sistem, kesalahan manusia, atau serangan siber semakin nyata. Dengan cloud backup, data dipindahkan ke lokasi berbeda secara daring sehingga tetap aman, cepatdipulihkan, dan membuat operasional berjalan lancar saat gangguan datang.
Hal ini menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak organisasi kini memilih solusi ini sebagaipondasi strategi keberlanjutan mereka.
Cloud Backup Software NAKIVO: Solusi Modern untuk PerlindunganData yang Efisien
NAKIVO menawarkan pendekatan cloud backup yang efisien dan ringan dijalankan. Melalui teknologideduplikasi, kebutuhan storage dapat ditekan hingga puluhan kali lebih hemat, bahkan mencapaisekitar 30 kali dibandingkan backup tanpa deduplikasi. Efisiensi ini berdampak langsung pada biayaoperasional, membuat total cost of ownership NAKIVO lebih rendah hingga 49% dibandingkanbanyak vendor lainnya.
Dari sisi performa, NAKIVO menghadirkan proses backup yang lebih cepat berkat incremental change tracking yang bekerja hingga dua kali lebih efisien. Solusi ini juga memperoleh Honorable Mention di Gartner® Magic Quadrant™ 2024 untuk Enterprise Backup and Recovery Software Solutions, menandakan pengakuan atas kualitas dan konsistensinya di tingkat global.
Tingkatkan Strategi Perlindungan Data Anda bersama MBT
Mega Buana Teknologi (MBT), bagian dari CTI Group, siap membantu Anda membangun sistemcloud backup yang aman, efisien, dan mampu menghadapi berbagai risiko. Melalui solusi NAKIVO, MBT menghadirkan proses backup yang lebih cepat, penggunaan storage yang lebih hemat, sertapemulihan data yang fleksibel di berbagai lingkungan. Dengan dukungan tim profesionalberpengalaman, MBT memastikan setiap implementasi sesuai kebutuhan bisnis dan standarkeamanan modern.
Hubungi kami hari ini untuk mendapatkan solusi cloud backup yang dirancang khusus untukmenjaga keamanan data dan mendukung kelangsungan operasional bisnis Anda.
Author: Danurdhara Suluh Prasasta
CTI Group Content Writer



